Cara Mendirikan PT Modal Minim: Panduan untuk Pemula – Memulai bisnis tidak selalu harus diawali dengan modal besar. Bagi pengusaha yang ingin membangun usaha secara lebih formal, cara mendirikan PT modal minim dapat menjadi pertanyaan penting sebelum menentukan bentuk badan usaha dan menyiapkan legalitas.
Saat ini, pelaku usaha dapat mempertimbangkan Perseroan Perorangan apabila kegiatan usahanya memenuhi kriteria Usaha Mikro dan Kecil. Bentuk perseroan ini memungkinkan satu orang Warga Negara Indonesia mendirikan badan hukum secara elektronik melalui sistem AHU tanpa menggunakan akta Notaris.
Namun, modal minim bukan berarti seluruh proses pendirian perusahaan dapat dilakukan tanpa biaya. Tetap ada kebutuhan administrasi, pendaftaran, perizinan usaha, dan kebutuhan operasional yang perlu diperhitungkan sejak awal.
Artikel ini membahas pilihan bentuk PT, modal, tahapan pendirian, dokumen, hingga cara menghemat biaya legalitas tanpa mengabaikan ketentuan yang berlaku.
Apakah Bisa Mendirikan PT dengan Modal Minim?
Bisa, tetapi perlu memahami bentuk perseroan yang digunakan.
Untuk usaha yang memenuhi kriteria UMK, Perseroan Perorangan dapat menjadi salah satu pilihan bagi pengusaha yang ingin memiliki badan hukum dengan struktur sederhana. AHU menjelaskan bahwa Perseroan Perorangan merupakan badan hukum yang memenuhi kriteria usaha mikro dan kecil serta dapat didirikan oleh satu orang WNI yang memiliki NIK.
Sementara itu, Perseroan persekutuan modal atau PT pada umumnya berbeda karena didirikan berdasarkan perjanjian dan melibatkan dua orang atau lebih.
Karena itu, sebelum mencari cara mendirikan PT modal minim, pengusaha perlu menentukan apakah karakter bisnisnya lebih sesuai dengan Perseroan Perorangan atau perseroan dengan beberapa pemegang saham.
Pilihan PT untuk Pengusaha dengan Modal Terbatas
Perseroan Perorangan
Perseroan Perorangan dirancang untuk usaha yang memenuhi kriteria mikro dan kecil. Pendirinya dapat satu orang WNI yang telah memiliki NIK.
Proses pendiriannya dilakukan secara elektronik melalui SABH pada AHU dengan pernyataan pendirian, bukan akta Notaris. Status badan hukum diperoleh setelah sertifikat pendaftaran diterbitkan melalui sistem AHU.
Model ini dapat menjadi pilihan bagi pengusaha yang belum membutuhkan struktur pemegang saham yang kompleks.
Perseroan dengan Beberapa Pemegang Saham
Jika bisnis didirikan bersama partner atau membutuhkan struktur kepemilikan lebih dari satu orang, perseroan persekutuan modal dapat menjadi bentuk yang relevan.
PP Nomor 8 Tahun 2021 mengatur bahwa modal dasar Perseroan ditentukan berdasarkan keputusan pendiri. Untuk kegiatan usaha tertentu, besaran modal dasar dapat mengikuti ketentuan minimum yang ditetapkan oleh peraturan sektoral.
Artinya, pengusaha tidak seharusnya menganggap bahwa setiap PT harus menggunakan nominal modal tertentu yang sama. Struktur modal perlu disesuaikan dengan bentuk perusahaan dan bidang usaha.
Cara Mendirikan PT Modal Minim
Berikut tahapan yang dapat dipertimbangkan ketika ingin mendirikan PT dengan anggaran terbatas.
1. Tentukan Model Bisnis dan Bentuk Perseroan
Langkah pertama adalah menentukan jenis kegiatan usaha yang akan dijalankan.
Jika bisnis dimiliki dan dijalankan oleh satu WNI serta memenuhi kriteria UMK, Perseroan Perorangan dapat dipertimbangkan. Jika terdapat dua atau lebih pemegang saham, bentuk perseroan persekutuan modal perlu dipertimbangkan.
Pemilihan bentuk badan usaha sejak awal dapat membantu menghindari biaya perubahan struktur perusahaan di kemudian hari.
2. Tentukan Kegiatan Usaha dan KBLI
Setelah menentukan bentuk perusahaan, tentukan kegiatan usaha yang benar-benar akan dijalankan.
KBLI penting karena digunakan untuk mengidentifikasi bidang kegiatan usaha dan berhubungan dengan kebutuhan perizinan. Sistem OSS saat ini menggunakan pendekatan berbasis risiko untuk menentukan jenis izin dan kewajiban yang perlu dipenuhi berdasarkan kegiatan usaha.
Karena itu, jangan memilih KBLI hanya berdasarkan nama usaha. Pastikan kegiatan yang dipilih benar-benar sesuai dengan model bisnis.
3. Siapkan Data Pendiri
Untuk Perseroan Perorangan, data pendiri menjadi bagian penting dalam proses pendaftaran.
AHU menyebutkan bahwa pendiri Perseroan Perorangan harus merupakan Warga Negara Indonesia yang telah memiliki Nomor Induk Kependudukan.
Persiapkan data identitas, alamat, nama perseroan, kegiatan usaha, modal, serta informasi lain yang diperlukan sebelum mengisi pendaftaran.
4. Tentukan Nama dan Informasi Perseroan
Nama perusahaan perlu disiapkan sebelum proses administrasi dilakukan.
Selain nama, informasi seperti alamat, kegiatan usaha, modal, serta data terkait perseroan juga perlu dipastikan konsisten. Kesalahan data pada tahap awal dapat menyebabkan proses administrasi harus diperbaiki.
Untuk Perseroan Perorangan, format pernyataan pendirian digunakan sebagai dasar pendaftaran elektronik.
5. Daftarkan Perseroan Secara Elektronik
Pendirian Perseroan Perorangan dilakukan secara elektronik melalui sistem AHU. Berbeda dengan PT biasa yang menggunakan akta Notaris, Perseroan Perorangan menggunakan pernyataan pendirian.
Setelah proses pendaftaran selesai dan sertifikat diterbitkan, Perseroan Perorangan memperoleh status badan hukum.
Untuk informasi resmi mengenai mekanisme dan layanan badan hukum, pengusaha dapat merujuk pada FAQ Perseroan Terbatas AHU.
6. Urus NIB melalui OSS
Pendirian badan hukum bukan berarti seluruh legalitas usaha otomatis selesai.
Setelah perseroan terbentuk, pelaku usaha perlu memperhatikan perizinan berusaha melalui OSS. NIB merupakan identitas resmi untuk memulai atau menjalankan usaha di Indonesia. Jenis perizinan berikutnya bergantung pada tingkat risiko dan kegiatan usaha yang dipilih.
Pelaku usaha dapat menggunakan OSS Indonesia untuk memeriksa kebutuhan perizinan berdasarkan kegiatan usahanya.
Berapa Modal untuk Mendirikan PT Modal Minim?
Istilah “modal minim” perlu dipahami dengan hati-hati karena modal perusahaan berbeda dengan biaya pendirian.
Untuk Perseroan, PP Nomor 8 Tahun 2021 menyatakan bahwa besaran modal dasar ditentukan berdasarkan keputusan pendiri. Modal dasar tersebut pada prinsipnya harus ditempatkan dan disetor penuh paling sedikit 25%, kecuali terdapat ketentuan lain untuk kegiatan usaha tertentu.
Dengan demikian, pengusaha tidak seharusnya menggunakan angka modal secara sembarangan hanya untuk terlihat murah.
Selain modal, anggaran pendirian juga perlu memperhitungkan biaya administrasi, layanan profesional apabila digunakan, kebutuhan alamat usaha, serta perizinan tertentu apabila diwajibkan oleh bidang usaha.
Untuk memahami komponen pengeluaran secara lebih lengkap, Anda dapat membaca panduan biaya pendirian PT.
Cara Menghemat Biaya Saat Mendirikan PT
Modal terbatas bukan berarti legalitas harus diabaikan. Justru, pengusaha perlu menentukan prioritas agar biaya yang dikeluarkan benar-benar diperlukan.
Pilih Bentuk Perseroan Sesuai Skala Bisnis
Jika usaha dijalankan sendiri dan memenuhi kriteria UMK, Perseroan Perorangan dapat menjadi pilihan yang lebih sederhana dari sisi struktur.
Bentuk ini tidak memerlukan beberapa pemegang saham dan proses pendiriannya dilakukan secara elektronik tanpa akta Notaris.
Tentukan KBLI Sejak Awal
Kesalahan menentukan bidang usaha dapat menyebabkan kebutuhan perubahan data atau perizinan tambahan.
Karena itu, lakukan pemeriksaan kegiatan usaha sebelum melakukan pendaftaran. Pilih KBLI yang benar-benar menggambarkan kegiatan bisnis.
Pisahkan Modal dengan Biaya Legalitas
Modal perusahaan bukan berarti sama dengan biaya untuk mengurus legalitas.
Buat dua anggaran berbeda: modal untuk menjalankan bisnis dan biaya untuk pembentukan serta perizinan perusahaan. Cara ini membuat perencanaan keuangan lebih realistis.
Hindari Membayar Layanan yang Tidak Dibutuhkan
Pengusaha dengan modal terbatas perlu mengetahui layanan apa saja yang benar-benar diperlukan.
Jika menggunakan jasa pendirian perusahaan, minta rincian cakupan layanan, biaya administrasi, PNBP, jasa profesional, serta biaya tambahan lainnya sebelum menyetujui paket.
Kapan PT Modal Minim Tidak Lagi Cocok?
Perseroan Perorangan tidak selalu menjadi bentuk yang akan digunakan selamanya.
Menurut informasi resmi AHU, Perseroan Perorangan harus berubah status menjadi Perseroan Persekutuan Modal apabila pemegang saham menjadi lebih dari satu orang dan/atau perseroan tidak lagi memenuhi kriteria usaha mikro dan kecil.
Karena itu, pengusaha perlu melihat rencana pertumbuhan bisnis. Jika sejak awal sudah ada rencana menghadirkan investor atau partner, struktur perusahaan sebaiknya dipertimbangkan dengan lebih matang.
Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Mendirikan PT dengan Modal Minim
Beberapa kesalahan dapat membuat biaya dan waktu justru bertambah.
Pertama, memilih bentuk badan usaha hanya berdasarkan biaya awal tanpa mempertimbangkan rencana pertumbuhan.
Kedua, memilih KBLI yang tidak sesuai dengan kegiatan sebenarnya.
Ketiga, menganggap NIB sudah otomatis berarti seluruh izin usaha telah terpenuhi. Padahal, OSS menggunakan pendekatan berbasis risiko sehingga kebutuhan izin dapat berbeda berdasarkan kegiatan usaha.
Keempat, mencampurkan modal perusahaan dengan biaya jasa legalitas.
Kelima, tidak memperhatikan kewajiban setelah perusahaan berdiri. Perseroan Perorangan, misalnya, memiliki kewajiban menyampaikan laporan keuangan secara elektronik kepada Menteri paling lambat enam bulan setelah akhir periode.
FAQ Cara Mendirikan PT Modal Minim
1. Apakah bisa mendirikan PT dengan modal minim?
Bisa. Salah satu pilihan untuk usaha yang memenuhi kriteria UMK adalah Perseroan Perorangan. Namun, modal perusahaan tetap perlu ditentukan sesuai ketentuan yang berlaku dan biaya legalitas tetap perlu diperhitungkan.
2. Apakah Perseroan Perorangan bisa didirikan oleh satu orang?
Bisa. AHU menjelaskan bahwa Perseroan Perorangan dapat didirikan oleh satu orang WNI yang memiliki NIK dan memenuhi ketentuan usaha mikro dan kecil.
3. Apakah mendirikan PT modal minim harus menggunakan Notaris?
Tidak selalu. Perseroan Perorangan dapat didaftarkan secara elektronik melalui SABH menggunakan pernyataan pendirian tanpa akta Notaris. Sementara itu, pendirian perseroan persekutuan modal menggunakan akta Notaris.
4. Apakah modal minim tetap bisa mendapatkan NIB?
Bisa sepanjang pelaku usaha memenuhi ketentuan pendaftaran dan perizinan yang berlaku. NIB diterbitkan melalui OSS sebagai identitas resmi pelaku usaha, sedangkan perizinan lainnya bergantung pada kegiatan dan tingkat risiko usaha.
5. Kapan Perseroan Perorangan harus berubah menjadi PT dengan beberapa pemegang saham?
Perubahan status diperlukan apabila pemegang saham menjadi lebih dari satu orang dan/atau perseroan tidak lagi memenuhi kriteria usaha mikro dan kecil sesuai ketentuan yang berlaku.
Mulai Mendirikan PT dengan Modal yang Terukur
Mendirikan perusahaan dengan modal terbatas tetap memungkinkan selama bentuk badan usaha, struktur modal, kegiatan usaha, dan perizinannya dipilih dengan tepat. Untuk pengusaha yang menjalankan bisnis sendiri dan memenuhi kriteria UMK, Perseroan Perorangan dapat menjadi salah satu alternatif untuk memperoleh status badan hukum dengan struktur yang lebih sederhana.
Namun, keputusan pendirian sebaiknya tidak hanya berorientasi pada biaya awal. Pertimbangkan juga rencana pertumbuhan, kebutuhan partner atau investor, bidang usaha, serta kewajiban perusahaan setelah berdiri.
Jika Anda masih bingung menentukan bentuk perseroan dan legalitas yang sesuai dengan kondisi bisnis, Live and Work Konsultan dapat membantu memberikan pendampingan dalam proses pendirian perusahaan dan kebutuhan legalitas usaha.
Lihat informasi jasa pendirian PT untuk mengetahui layanan yang tersedia dan menyesuaikannya dengan kebutuhan bisnis Anda.